Loading...

Senin, Mei 17, 2010

ARTIKEL #64:Antivirus di Linux, Why Not??

Antivirus di Linux, Why Not??

Sebetulnya saya menulis ini karena kejadian beberapa waktu lalu, bisa menjadi pelajaran juga buat temen yang lain yang memakai linux. Ceritanya begini, beberapa waktu lalu ada teman kantor meminta salah satu source program windows. Kemudian karena saya memang memilikinya, lalu saya share kepada teman saya itu dari linux saya. Kebetulan dia memakai windows.

Eh.. ternyata program yang saya share itu sudah terinfeksi virus , karena saya tidak pernah tahu dan tidak pernah menggunakan source program tersebut, lagipula di linux tidak akan berpengaruh apa-apa. Teman saya sempat sedikit komplain tentang source program yang saya share tersebut. Untung windows yang digunakan license dan antivirusnya juga bagus, jadi virus tersebut dapat diatasi dengan mudah.

Dari situ saya baru menyadari penting juga ya install antivirus di Linux.., setidaknya bukan untuk diri sendiri yang memang pengguna linux yang notabene sudah kebal dari virus windows . Tapi berguna juga ketika kita akan mendistribusikan file atau dokumen kepada pengguna windows. Bagaimana kalau dokumen tersebut penting yang harus kita kirim ke bos atau relasi.., wah bisa gawat itu



Kebetulan saya tetap masih menggunakan Ubuntu LTS 8.04 sebagai OS tunggal di laptop saya. Untuk itu antivirus yang saya gunakan adalah “ClamAV”. Merupakan antivirus gratis yang sudah tersedia di repository milik ubuntu itu sendiri. Tinggal install dari synaptic atau Add/Remove milik ubuntu. Untuk interface GUI dari ClamAV nya saya pilih “ClamTk”

Kebetulan antivirus ClamAV yang saya pakai tidak running otomatis. Jadi harus dijalankan secara manual ketika kita akan scanning virus.



Pengenalannya terhadap janis-jenis virus cukup bagus, lumayanlah untuk antivirus gratisan. Cuma satu lagi kelemahannya, yaitu updatenya juga masih manual.

The Other..

Sebetulnya beberapa perusahaan antivirus juga sudah menyediakan antivirus untuk Linux. Diantaranya adalah :

1. Avast! For Linux



Antivirus Avast! for Linux ini gratis digunakan. Untuk mendapatkan lisensi gratisnya kita tinggal mendaftar saja di webnya. Dan lisensi gratis ini hanya berlaku 60 hari. Ketika lisensinya habis maka kita harus memperbaharui lagi melalui webnya saja. Intinya masih free kan .

Untuk mendownloadnya silahkan lihat di : http://www.avast.com/eng/download-avast-for-linux-edition.html

Dan untuk registrasinya silahkan lihat disini : http://www.avast.com/eng/home-registration.php

Avast! sendiri juga sudah dikenal kehandalannya dalam membasmi virus yang ada saat ini, untuk yang versi linux ini defaultnya update secara manual. Namun bisa di setting auto di preference nya.

2. AVG Free for Linux

AVG Free versi linux ini sedikit unik , tidak disarankan untuk para pemula karena semuanya dijalankan secara manual dari command atau via terminal. Kemampuannya sama dengan AVG Free pada umumnya. Cukup bagus untuk menangani virus yang ada saat ini, apalagi ini juga free

Untuk mendapatkannya dapat download di : http://free.avg.com/ww-en/download?prd=afl

Setelah diinstall, akan terdiri dari 5 file yaitu :

# avg
avgcfgctl avgctl avgdump avgscan avgupdate

Untuk menggunakannya pertama kali harus dijalankan secara manual daemonnya :

# avgctl –start
AVG command line controller
Copyright (c) 2009 AVG Technologies CZ

Starting avgd

Untuk melihat status apakah AVG nya sudah running atau belum :

# avgctl –stat-all
AVG command line controller
Copyright (c) 2009 AVG Technologies CZ

Requesting statistics from WD.
Component State Restarts UpTime
Avid On 0 0 minute(s)
Tcpd On 0 0 minute(s)
Update Off 0 -
Requesting statistics from Tcpd.
Failed to get statistics from Tcpd. Connection is off-line.
Requesting statistics from Avid.
Virus database reloads : 0
Virus database version : 270.12.3/2076
Virus database release date : Thu, 23 Apr 2009 13:30:00 +07:00

Untuk melakukan scanning virus yang digunakan adalah avgscan :

# avgscan /home/dony/temp
AVG command line Anti-Virus scanner
Copyright (c) 2009 AVG Technologies CZ

Sedangkan untuk update yang digunakan adalah avgupdate :

# avgupdate
AVG command line update
Copyright (c) 2009 AVG Technologies CZ

Running update.
Initializing…
Downloading file: avginfoavi.ctf
Downloading file: avginfolx.ctf
Analyzing…
Downloading file: u7avi1714u1323z1.bin 1 / 2 505.62 K
Downloading file: u7iavi2427iz.bin 2 / 2 40.88 M
Analyzing…
Preparing installation…
Updating…
100% [====================================>]
Update was successfully completed.

Yah terlihat cukup merepotkan bagi pemula.

3. BitDefender Free For Linux.



BitDefender ini juga sudah terkenal kehandalannya dalam membasmi virus. Tampilannya sudah ada GUI nya. Cukup mudah digunakan oleh pemula. Yang pastinya ini juga free. Untuk mendapatkan lisensinya free nya sama seperti avast, yaitu tinggal registrasi saja diweb nya. dan lisensi ini berlaku selama 222 hari.

Untuk mendapatkannya silahkan lihat disini : http://download.bitdefender.com/SMB/Workstation_Security_and_Management/BitDefender_Antivirus_Scanner_for_Unices/Unix/Current/EN_FR_BR_RO/Linux/

Setelah didownload tinggal diinstall saja dari command via terminal :
$ sudo ./BitDefender-Antivirus-Scanner-7.6-4.linux-gcc4x.i586.deb.run

Untuk BitDefender ini juga harus diupdate secara manual. Namun antivirus ini bisa berjalan dengan daemon secara otomatis, hanya tinggal setting saja.

4. Avira AntiVir Personal - FREE Antivirus for linux

Avira antivirus ini juga sudah cukup terkenal dalam kemampuannya membasmi virus yang ada saat ini. Namun antivirus ini sama seperti AVG for linux, tidak memiliki GUInya. sehingga untuk scan dan udpate harus manual dilakukan dari command via terminal.

Untuk mendapatkannya silahkan unduh disini : http://www.free-av.de/en/download/download_servers.php

Setelah di download, kemudian di install :

$ tar -xvzf antivir_workstation-pers.tar.gz
$ cd antivir-workstation-pers-3.0.5-11/
$ sudo ./install

Untuk updatenya silahkan ikuti cara berikut :

$ sudo /usr/lib/AntiVir/avupdate –product=Guard
Updating, please wait…
Updated files:
antivir1.vdf 7.1.1.113 -> 7.1.4.132
antivir2.vdf 7.1.1.114 -> 7.1.6.50
antivir3.vdf 7.1.1.129 -> 7.1.6.95
aecore.so
aeemu.so
aegen.so
aehelp.so
aeheur.so
aeoffice.so
aepack.so
aerdl.so
aescn.so
aescript.so
aeset.dat 8.2.0.100 -> 8.2.1.35
aevdf.so
hbedv_key
Update finished successfully

Untuk melakukan scanning virus, caranya sebagai berikut :

$ avscan –temp=/home/dony/temp

5. F-PROT Antivirus for UNIX

Antivirus yang saya kira saat ini sudah tidak begitu eksis seperti pada tahun 2002. Antivirus ini sudah dikenalkan sejak Windows 95 dan Windows 98. Namun untuk versi linuxnya tetap dikembangkan dan gratis. Namun antivirus versi linux ini juga tidak disarankan untuk pemula. Karena tidak ada GUInya. sehingga untuk scan dan udpate harus manual dilakukan dari command via terminal.

Untuk mendownloadnya silahkan unduh disini : http://www.f-prot.com/download/trial_forms/linux-ws-tgz.html


Untuk cara instalasinya silahkan baca readme dibawah ini :
“To install, copy this folder to where you wish the install to be located
(for example /opt/f-prot) and run the ‘install-f-prot.pl’.

For more detailed installation instructions please read the appropriate
HTML help file. The latest version of the HTML help files is always available
at http://www.f-prot.com/support/helpfiles/unix/”

Ya itulah beberapa antivirus untuk linux yang saya gunakan selain ClamAV, Jadi andapun dapat menginstall beberapa antivirus sekaligus di linux. Sekali lagi saya ingatkan, memang kalau untuk linux itu sendiri penggunaan antivirus ini tidak banyak berarti, namun sangat berguna ketika kita akan mengirimkan file untuk teman atau kolega yang masih menggunakan OS Windows. Agar file yang kita berikan tadi bersih dari virus dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

ARTIKEL #63: Meningkatkan Keamanan PC

Banyak hal menjengkelkan yang bisa terjadi pada komputer kita. Misalnya ada orang yang baik sengaja atau pun tidak sengaja menghapus file-file penting kita. Atau merubah berbagai konfigurasi pada Windows. Selain itu bisa saja orang lain melihat file-file Anda yang bersifat rahasia. Kejadian seperti itu sangat mungkin terjadi bila komputer Anda merupakan komputer “umum”. Maksudnya banyak orang lain yang turut memakai, misalnya teman, adik atau saudara. Ingat, seorang pemula (dalam hal komputer) biasanya sangat senang mencoba-coba segala sesuatu pada komputer. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan yang terjadi pada komputer kita Anda bisa mencoba berbagai langkah berikut ini:



1. Password BIOS


Pertama kali Anda mesti membuat password pada BIOS Anda. Mengapa ? Karena pada BIOS ini terdapat fasilitas untuk meng-enable dan men-disable beberapa sumber daya komputer kita. Walaupun ada cara yang mudah untuk menembus password ini, tapi setidaknya ini akan memperlambat sang penyusup….



2. Pastikan booting hanya dari harddisk.


Pada BIOS Anda, pastikan setting untuk booting hanya dari harddisk. Dengan kata lain disable fasilitas booting dari floopy disk, CD-ROM, atau media lainnya.



3. Men-disable Start-up Menu


Dengan mendisable startup menu ini maka orang lain (termasuk kita) hanya dapat booting melalui Windows (tidak bisa booting pada DOS Prompt). Caranya, pada file config.sys tambahkan : SWITCHES=/F/N to CONFIG.SYS. Pada bagian paling atas dari file autoexec.bat tambahkan :
@CTTY NUL
@BREAK OFF
@ECHO OFF
Sedang pada bagian paling akhir dari file autoexec.bat tambahkan : CTTY CON



4. Men-disable Boot Key


Maksudnya adalah mencegah penekanan tombol F8 dan F5 selama booting. Dengan menekan F8 maka akan muncul start-up menu. Cara mendisablenya : Bukalah file msdos.sys yang terletak pada direktori utama (C:\) dengan Notepad. Lalu gantilah Bootkeys=1 menjadi Bootkeys=0.



5. Menyembunyikan icon pada Control Panel


Pada Control Panel terdapat berbagai fasilitas untuk melakukan setting/konfigurasi pada komputer kita. Misalnya setting tentang password, printer, desktop themes, dll. Nah bila Anda tidak ingin ada orang lain yang ingin mengganti setting komputer Anda, Anda bisa melakukan aksi berikut, yakni menyembunyikan berbagai icon pada Control Panel. Caranya, pertama buka file control.ini yang terdapat pada folder c:\windows\control.ini (bila folder windows Anda bernama lain, silahkan disesuaikan). Lalu di bawah bagian [don't load] silahkan masukkan fasilitas yang tidak ingin Anda tampilkan. Misalnya untuk menyembunyikan icon password silahkan tulis “password.cpl=no”. Untuk menyembunyikan icon Desktop Setting, tulis “desk.ini=no”, dan seterusnya. Untuk melihat daftar file *.cpl bisa Anda lihat di c:\windows\system.



6. Proteksi dengan Software


Proteksi dengan software bisa bermacam-macam bentuknya. Pertama enkripsi. Dengan melakukan enkripsi (penyandian) orang lain akan kesulitan untuk membuka file yang di-enkripsi. Pada waktu melakukan enkripsi kita diharuskan untuk memasukkan password, yang mana password tersebut juga akan digunakan untuk melakukan dekripsi. Dengan begitu orang yang tidak tahu passwordnya tidak akan bisa membuka file tersebut dan tidak akan tahu isinya. Contoh software yang digunakan untuk melakukan enkripsi adalah Cryptext, PGP, dll. Selain dengan enkripsi ada cara lain untuk mengamankan file-file kita, yaitu dengan menggunakan software Win-Secure It dan Folder Guard. Dengan software tersebut kita bisa menyembunyikan file/folder, mencegah eksekusi program, mencegah penghapusan (delete), dll. File yang sudah disembunyikan (hidden) tidak akan terlihat pada Windows Explorer walaupun option Show All File diaktifkan. Mencegah orang lain mengeksekusi/menjalankan program menjadi sangat penting jika Anda mempunyai software untuk melakukan konfigurasi pada Windows, seperti WinBoost, Tweak UI, Start Menu Changer, dan sebagainya.



7. Bila Anda termasuk paranoid


Dengan enam langkah di atas komputer Anda sudah mempunyai tingkat keamanan yang lumayan (tentunya bukan lumayan bagi seorang hacker). Namun bila Anda termasuk paranoid atau betul-betul takut komputer Anda diisengin orang lain Anda bisa meneruskan langkah berikutnya. Yaitu hapus atau rename-lah file-file yang termasuk kategori “berbahaya” bila dijalankan, seperti fdisk.exe, format.exe, dll.



Semoga Bermanfaat

ARTIKEL #62 :Tips pencarian dengan Google

Google merupakan search engine yang paling banyak dipakai oleh netter. Beragam informasi dapat kita cari secara cepat dengan menggunakan google. Untuk mengoptimalkan hasil pencarian, google menyediakan beberapa option:



filetype:
Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.
Contoh:
filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel
filetype:doc -> untuk mencari file MS Word



inurl:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang “masuk” sebagai url.
Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option “index of”).
Contoh:
inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata “admin”



site:
Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.
Contoh:
site:torry.net “xp style” –> mencari dengan keyword “xp style” pada situs www.torry.net



intitle:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.



link:
Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.
Contoh:
link:delphi3000.com –> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com

Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.
Contoh:
pdf “rapidshare.de/files” site:rapidshare.de
–> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de

+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de
–> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de

Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload.



Sumber:

http://johnny.ihackstuff.com
http://www.winxpinfo.com
http://labnol.blogspot.com

Selasa, Oktober 06, 2009

ARTIKEL #61 : Antivirus Terbaik Tengah tahun 2009 versi PC Security Labs



Cukup lama saya tidak menulis tentang perkembangan Test antivirus terbaik di tahun 2009 ini. Belum lama ini, salah satu lembaga Independen pengetest Antivirus (PC security Labs ) kembali mengeluarkan hasil test terbarunya yang menyertakan 23 produk Antivirus/Security.

Pada PCSL Total Protection Test 2009 ini, beberapa vendor antivirus (security) baru ikut bergabung. Bagaimana Hasilnya ?

Test pada tengah tahun 2009 ini diramaikan dengan bergabungnya beberapa vendor antivirus baru yaitu : Sunbelt, Micro World, Tall Emu dan Sophos. Juga ada tambahan 5 produk lagi, tetapi masih melakukan test secara internal.

PCSL Total Protection Test bertujuan mengetes secara komprehensif kemampuan pertahanan Antivirus dari berbagai virus, worm, trojan dan malware security lainnya. Test mencakup tiga bagian : Static Test, Dymanic Test dan False Positive Test (test kesalahan deteksi).

Secara Keseluruhan, ada 23 produk berbeda yang ikut dalam test. Semua produk di update terakhir tanggal 22 Juli 2009. Malware yang digunakan berjumlah 3132 dan juga sejumlah file aman (bersih) yang cukup banyak untuk mengetest kesalahan deteksi (false positive).


Hasil selengkapnya adalah sebagai berikut. Berikut adalah hasil total deteksi produk dari sample malware sejumlah 3132 baik dengan Static Test dan Dynamic Test.

#

Nama Produk

Vendor

Static

Dynamic

Total

%

1

Online-Armor ++

Tall Emu

3129

3

3132

100

2

a-squared Anti-Malware 4.5

Emsisoft

3129

2

3131

99.97

3

Panda Internet Security 2010

Panda

3128

2

3130

99.94

4

Avira Premium Security Suite 9

Avira

3127

1

3129

99.90

5

IKARUS virus utilities T3

IKARUS

3126

1

3127

99.84

6

G DATA Internet Security 2010

GDATA

3118

3

3121

99.65

7

TrustPort PC Security 2009

Trust Port

3109

11

3120

99.62

8

Kaspersky Internet Security 2010

Kaspersky

3028

91

3119

99.58

9

Jiangmin Antivirus KV2009

Jiangmin

2899

212

3111

99.33

10

Sophos Anti-Virus

Sophos

3041

69

3110

99.30

11

BitDefender Total Security 2009

BitDefender

3011

73

3084

98.47

12

Twister Anti-TrojanVirus

Fileseclab

2687

395

3082

98.40

13

Trend Micro Internet Security 2009

Trend Micro

3005

70

3075

98.18

14

F-Secure Internet Security 2009

F-Secure

2957

106

3063

97.80

15

Quick Heal Total Security 2009

Quick Heal

2972

85

3057

97.61

16

eScan Internet Security Suite

Micro World

2992

31

3023

96.52

17

VIPRE Antivirus+Antispyware

Sunbelt

2952

56

3008

96.04

18

VBA32 Antivirus

VBA32

2952

34

2986

95.34

19

ArcaVir 2009 Internet Security

ArcaBit

2872

70

2942

93.93

20

Kingsoft Internet Security 2009

Kingsoft

2632

189

2821

90.07

21

Dr.Web� Security Space

Dr.Web

2682

102

2784

88.89

22

Simple Antivirus v2.1

Finport

1508

187

1695

54.12

23

Spy Emergency 2009

NETGATE

1251

439

1690

53.96

Berikut Hasil total score, dengan mempertimbangkan nilai kesalahan deteksi ( False Positive).

#

Nama Produk

Total Deteksi

Kesalahan (FP)

Total Score

1

Kaspersky Internet Security 2010

3119

0

99.58

2

IKARUS virus utilities T3

3127

1

99.54

3

Online-Armor ++

3132

2

99.52

4

a-squared Anti-Malware 4.5

3131

2

99.49

5

Panda Internet Security 2010

3130

2

99.46

6

Avira Premium Security Suite 9

3129

3

99.30

7

G DATA Internet Security 2010

3121

3

99.05

8

Jiangmin Antivirus KV2009

3111

2

98.85

9

Sophos Anti-Virus

3110

7

98.39

10

TrustPort PC Security 2009

3120

19

98.32

11

Twister Anti-TrojanVirus

3082

1

98.10

12

BitDefender Total Security 2009

3084

3

97.87

13

F-Secure Internet Security 2009

3063

0

97.80

14

Quick Heal Total Security 2009

3057

1

97.30

15

Trend Micro Internet Security 2009

3075

8

97.23

16

eScan Internet Security Suite

3023

3

95.92

17

VIPRE Antivirus+Antispyware

3008

6

95.20

18

VBA32 Antivirus

2986

7

94.44

19

ArcaVir 2009 Internet Security

2942

7

93.03

20

Kingsoft Internet Security 2009

2821

0

90.07

21

Dr.Web� Security Space

2784

3

88.29

22

Spy Emergency 2009

1690

1

53.66

23

Simple Antivirus v2.1

1695

5

53.34

Dari Total Score, terlihat Kaspersky Internet Security 2010 unggul tipis dari beberapa produk lainnya, hal ini terutama ditunjang oleh tidak adanya kesalahan deteksi dari Kaspersky. Score yang lebih dari 95 di beri penghargaan Excellent ( 5 bintang) oleh PCSL.

Mudah mudahan bermanfaat